• Jl. Raya Pakuwon Km 2 Parungkuda
  • (0266) 6542181
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/Juknis
    • Infografis
    • Siaran Pers
    • Jurnal
    • Buletin
    • Sirkuler
      • Sirkuler Inovasi Tanaman Industri dan Penyegar
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
19 dilihat       11 September 2026

Benih Arabika Gayo 3 BRMP TRI Berpotensi Dongkrak Produksi Kopi 2 Kali Lipat

SUKABUMI: Benih unggul Kopi Arabika Gayo 3 resmi diluncurkan. Varietas benih baru hasil perakitan Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar Kementerian Pertanian (BRMP TRI Kementan) disebut berpotensi mampu menghasilkan produktivitas 1,9 ton per hektare (ha) per tahun.

Angka itu lebih dari 2 kali lipat rata-rata produktivitas kopi nasional yang saat ini 0,83 ton per ha. Peluncuran varietas  benih Kopi Arabika Gayo 3 ini mendapat perhatian besar para pemangku kepentingan di Festival TRIVAGANZA 2026 di Taman Sains Pertanian BRMP TRI, Sukabumi, Jawa Barat pada 9-10 September 2026.

Festival dengan mengusung tema "From Seed to Industry: Hilirisasi dalam Keberlanjutan" ini menjadi ruang untuk memperkenalkan inovasi BRMP TRI termasuk Mini Bioreaktor Hybrid B100.

Ajang  ini mempertemukan peneliti, pelaku usaha, dan petani untuk membedah potensi industri kopi secara menyeluruh. Hadir Kepala Pusat Perakitan dan Modernisasi Perkebunan Dr. Ketut Kariyasa. 

Kepala BRMP TRI Kementan, Dr. Ir. Evi Savitri Iriani menuturkan, penguatan ekosistem hilirisasi kopi nasional harus dimulai dari hulu. Akses petani terhadap varietas benih unggul tersertifikasi menjadi kunci.

"Benih yang berkualitas merupakan fondasi paling awal. Tanpa varietas benih unggul, kita akan kesulitan menghasilkan produk hilir yang konsisten mutunya dan memenuhi standar ketat pasar internasional," ujar Evi di Sukabumi, di Jakarta Kamis (10/9/2026).

Menurut Evi, tantangan komoditas kopi Indonesia di pasar global kini semakin ketat. Isunya bukan lagi sekadar mengejar kuantitas produksi, melainkan menyangkut kualitas, konsistensi pasokan, dan aspek ketertelusuran produk.

Evi menjelaskan, varietas benih Kopi Gayo 3 memiliki sejumlah keunggulan agronomis. Habitus pertumbuhannya katai atau pendek dengan tipe percabangan tegak agak mendatar. Jarak antar-ruas cabangnya tergolong pendek, 2,96 cm hingga 5 cm.

Karakter tersebut membuat dompolan buah tumbuh sangat rapat. Alhasil potensi produktivitasnya mencapai rata-rata 1,9 ton per ha per tahun. Selain produktif, varietas ini juga cepat berbuah, adaptif di dataran tinggi, dan memiliki toleransi yang baik terhadap beberapa penyakit utama tanaman kopi.

Dari sisi mutu, Gayo 3 diunggulkan menghasilkan profil rasa cupping profile yang seimbang antara ketebalan rasa dan keasaman. Ditambah aroma kuat yang sangat disukai pasar internasional. Hal ini krusial mengingat tingginya minat pasar global terhadap kopi specialty asal Indonesia.

Guna mendukung peningkatan produksi kopi nasional tersebut, BRMP TRI telah menyiapkan kebun sumber benih Kopi Arabika Gayo 3 di Jawa Barat. Kebun sumber dipastikan memenuhi standar teknis perbenihan sehingga mutu genetik dan fisik benih terjamin.

Saat ini kapasitas produksi sumber benih mencapai 200 ribu benih per tahun. Ke depan ditargetkan naik menjadi 500 ribu benih per tahun.

"BRMP TRI menyediakan sumber benih untuk melayani para penangkar benih untuk diperbanyak lagi. Jadi bukan langsung ke petani yang memproduksi kopi," jelas Evi.

Ketersediaan sumber benih yang bermutu dan tersertifikasi diharapkan dapat menjamin produktivitas, kualitas, dan daya saing kopi Indonesia di pasar internasional.

Peluncuran Gayo 3 merupakan bagian dari strategi besar Kementan. Saat ini nilai ekspor kopi nasional US$2,5 miliar atau setara Rp 40 triliun. Pemerintah menargetkan lompatan ekspor kopi hingga US$6,25 miliar atau Rp 100 triliun.

Data Ditjen Perkebunan Kementan menyebutkan Indonesia menempati empat besar sebagai negara produsen kopi dunia dengan produksi mencapai 834.000 ton. Sementara dari sisi perdagangan, Indonesia tercatat sebagai eksportir kopi premix terbesar di dunia dengan nilai ekspor US$454,7 juta atau menguasai 17,54% pangsa pasar global.

Strategi pencapaian produksi kopi, yakni melalui penguatan hulu dan sertifikasi Indikasi Geografis guna menjamin ketertelusuran produk di mata dunia. Evi menambahkan, hilirisasi berkelanjutan memerlukan sinergi kuat antara inovasi teknologi dan kebutuhan industri.

"Melalui penguatan teknologi pascapanen dan edukasi yang komprehensif, kami ingin membuka perspektif lebih luas bagi pelaku industri kreatif dan petani muda. Agar kopi Indonesia tidak hanya bersaing dari segi harga, tetapi juga unggul dalam kualitas dan inovasi," kata Evi.

Edukasi dan Cita Rasa

Sementara, untuk memperkuat pemahaman rantai nilai, BRMP TRI menghadirkan sesi TRI EDU dengan tiga materi utama. Materinya meliputi "Dari Benih Unggul Menuju Pasar Global", "Peluang dan Tantangan Kopi Indonesia di Pasar Dunia", serta "Success Story Bisnis Kopi".

Ketiga materi memberi gambaran utuh perjalanan kopi. Dimulai dari pentingnya bahan tanam unggul, dinamika perdagangan global, hingga strategi mengembangkan kopi sebagai bisnis menguntungkan.

Pengalaman langsung juga diberikan melalui TRI FUN BREWING. Barista muda Sukabumi memperagakan teknik penyeduhan Kopi Binturong dan Kopi Gayo 3. Setelah demo, pengunjung diajak melakukan coffee tasting untuk mengenal karakter cita rasa dari benih unggul.

Dengan rangkaian kegiatan ini, BRMP TRI berharap TRIVAGANZA 2026 dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat. Harapannya, ekosistem kopi nasional dapat tumbuh dari hulu yang kuat hingga hilir yang berdaya saing. 

 

Sumber:

https://kabarbisnis.com/read/28136909/benih-arabika-gayo-3-brmp-tri-berpotensi-dongkrak-produksi-kopi-2-kali-lipat#

Prev Next

- administrator


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP TRI Gelar Talkshow TRIVAGANZA: Bangun Sinergi Hulu-Hilir untuk Masa Depan Kopi Indonesia
    09 Sep 2026 - By administrator
  • Thumb
    TRIVAGANZA 2026: Dari Benih Unggul hingga Energi Terbarukan
    09 Sep 2026 - By administrator
  • Thumb
    Penguatan Budaya Kerja ASN Wujudkan BRMP TRI Berorientasi Pelayanan
    04 Sep 2026 - By administrator
  • Thumb
    Mahakam Ulu Jajaki Kerja Sama Hilirisasi Pertanian bersama BRMP TRI
    26 Agu 2026 - By administrator

tags

gayo 3 kopi lanuching

Kontak

(0266) 6542181
08139902670 (WA)
[email protected]

Jl. Raya Pakuwon Km. 2, Parungkuda, Sukabumi 43357 Jawa Barat Indonesia

https://tanamanindustri.brmp.pertanian.go.id

© 2026 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar. All Right Reserved